Oleh Administrator • 07 Januari 2016 • 0 views

Kegiatan Pengendalian Vektor Nyamuk KKP Kelas III Banda Aceh

Kegiatan Pengendalian Vektor Nyamuk KKP Kelas III Banda Aceh

Upaya pemberantasan dan pengendalian nyamuk mencakup kegiatan :

1) Pemakaian Insektisida

Pemakaian insektisida terjadi peningkatan, pada tahun 2012 berjumlah 21,2 liter, tahun 2013 berjumlah 23,5 liter dan tahun 2014 berjumlah 70 liter. terjadi peningkatan pemakaian insektisida sebesar 5%. Jenis insektisida yang digunakan digunakan sesuai dengan sasaran nyamuk yang akan disemprot.


2) Pemakaian Larvasida

Penggunaan larvasida terjadi penurunan, jika pada tahun 2012 penggunaan larvasida sebanyak 27,7 kilogram, namun pada tahun 2013 pengguna larvasida hanya 0,5 kilogram, dan meningkat pada tahun 2014 menjadi 11.9 kilogram.

3) Tindakan Fogging

Fogging dilakukan baik didalam bangunan maupun diluar bangunan serta sekitar rumah atau bangunan. Sasaran fogging adalah tempat-tempat hinggap/istirahat nyamuk-nyamuk Aedes sp dan nyamuk lainnya. Insektisida yang digunakan adalah ialah suspensi atau emulsi antara solar dengan diklovos 250 EC dengan perbandingan 375 ml liter diclovos : 10 liter solar per hektar, jika penyemprotan dilakukan satu siklus.

Tindakan fogging tahun 2014 telah dilakukan seluas 72 Ha terjadi peningkatan dibandingkan tahun 2013 seluas 54 Ha.

Grafik 3.2

Hasil Pemberantasan dan Pengendalian Vektor Nyamuk

KKP Kelas III Banda Aceh

Tahun 2012 – 2014